ya... aoi disini ... *plak ^___^
kemarin pas tanggal 5 Mei, aoi menginap di rumah temen ( rie ) pas di hari jumatnya... ya, tanggal 5 dan 6 ada event di PRJ ( i-fest ).
untuk pertama kali na aoi berkelana dari ujung ke ujung + menginap.. hahaha.. rasa na senang walau lelah... bahkan bisa sampai begadang.
berangkat dari hum rie pas tanggal itu cukup siang ( jam 10 ) dan sampai disana sekitar jam 12 ( krn menunggu busway ). Jadi kalo mau ke PRJ dengan busway ayo gunakan busway dengan arah tujuan 'Jembatan Merah' lalu di lanjutkan dengan angkot biru no 53. XP *dtabok karena promo
hanya saja karena tempat yang cukup dalam, jadi perjalanan ke sananya juga memakan waktu yang panjaaaaang...
singkat cerita, tempat yang di pakai sebenr na cukup luas cuma daku merasa bosan saja... karena ya...entah apa karena event2 sebelumnya ada yang lebih besar? *plak
di I-fest, aoi bertemu dengan 4 teman baru ^^ 1 orang teman dari aiko ( teman ffn ) dan 3 orang lainnya dari group hetalia - bb . walau singkat, rasa na menyenangkan.. jujur rasa na gak ingin kembali pada kenyataan untuk mengerjakan perjaan kuliah...
lalu...
hari minggu na ya seperti biasa... melakukan latihan bersama murid2 untuk persiapan hari Mama di minggu depannya.. sebenar na aoi rada malas, terlebih dengan event ini ( hari mama ) . Ya, dari dulu aoi tidak pernah suka... entahlah.. dan terlebih masalah di rumah masih saja berlangsung... selain itu, ada beberapa alasan lainnya... yaitu dengan salah satu murid.. tapi sudahlah..tidak usah dibahas...
untuk penjelasan singkatnya, yang ingin aoi katakan adalah... "Percuma saja ingin ini-itu jika tidak di dukung dengan usaha dari diri sendiri. Mendapatkan hasil dari orang lain itu sama saja nihil...".
di hari seninnya, kehidupan di rumah masih seperti biasa... dan di siang hari na aoi mendapatkan SMS pemberitahuan mengenai pulsa. Ya, memang jika sudah mendekati masa waktunya, aoi akan mendapatkan pesan singkat tersebut. Namun biasanya aoi yang mendapatkan pulsa dari okasama, kali ini aoi hanya bisa diam, walaupun untuk kartu satunya, aoi memang pakai uang sendiri. kali ini aoi urung karena sudah sejak magang aoi tidak mendapatkan uang jajan. dapat-pun itu sulit dan selalu mendapatkan banyak ocehan. terlebih dengan keadaan yang buruk sejak setelah sidang 1 dan jika dari sekarang sudah terhitung 3 minggu. keadaan tidak ada yang baik atau malah lebih buruk..
aoi meminta maaf duluan? nope.. NEVER
kalau melawan, takut akan karma? NEVER. ( bukankah kalian -ortu- yang membuat karma itu sendiri? taukah kalau ini sungguh merepotkan anak-anak kalian? )
sebenar na untuk masalah ini sudah saaaaangat lama... bahkan untuk suasana seperti ini juga sudah sering kali aoi hadapi.. hanya saja bedanya.. biasanya aoi yang menjadi penengah, kali ini tidak ada yang menjadi penengah untuk aoi.. ya...
nyokp? dialah sumber utama dan musuh terbesar aoi sejak masih SD. selain itu sudah banyak hal yang terjadi ...hanya saja selama itu aoi hanya bisa diam saja dan kali ini aoi sudah terlalu lelah..
bokap? ukh... selama bertahun-tahun aoi mencoba untuk percaya hingga saat di perkuliahan sem 6, aoi mengetahui dan mendengr sebuah pernyataan yang keluar dari bokap..dan membuat aoi tidak percaya.. walaupun sekarang tiba-tiba saja dia full care.. tetap saja... pintu aoi sudah tertutup..
adik? ukh... sebaiknya tidak pernah ada...
adik yang pertama cuek dan ah... tauk deh.. karena lebih ke bokap
adik yang kedua? lebih baik dulu aoi tarik kembali kata2ku.. sama saja dengan nyokap dan kali ini lebih parah... ya... memang dari dulu aoi tidak bisa berkumpul bersama dengan mereka semua... kecuali untuk hal2 tertentu saja...
di tengah kekacauan itu.. tiba-tiba saja rie, sebagai nyokap - atarashi kazoku - menawarkan diri untuk membantu.. jujur, walau ini hal yang kecil dan sederhana ( membantu membelikan pulsa ) tapi aoi paling tidak bisa menjadi beban untuk orang lain. aoi tidak mau merepotkan ataupun menjadi beban bagi orang-orang di sekelilingku...
kenapa...?
aoi memang selalu melihat kebelakang.. karena dengan begitu kita belajar dari kesalahan bukan? namun aoi mengakui... hal tersebut membuat aoi sulit untuk bergerak maju.. jika ia, maka pergerakan tersebut akan sangat lambat...
aoi pernah percaya pada seorang teman dan dia memang selalu membantuku.. namun hingga pada suatu kali akhirnya dia benar-benar seperti orang lain dan sikapnyapun acuh tak acuh...
aoi tidak selalu meminta bantuan dan berusaha untuk mengerjakannya sendiri... dia sendiri yang sebenarnya selalu datang seperti seorang pahlawan bagi aoi.. tetapi sikapnya yang tiba-tiba acuh dan seakan-akan seperti orang lain itu membuat aoi kecewa berat dan terluka...
siapa dia?
dia adalah orang yang membuat aoi mengerti arti sahabat untuk pertama kalinya sekaligus kecewa dengan arti persahabatan itu... aoi mengenalnya sejak SMA dan di saat kuliah semester pertengahan.. aoi memutuskan untuk tidak menjadi sahabat nya lagi... hanyalah sebuah pertemanan biasa...
walaupun jika dia berfikir kalau aoi adalah sahabatnya..namun tidak dengan aoi.. bukankah sebuah 'persahabatan' ada jika keduanya saling mengakui?
selain dia.. saat ini hanya ada 3 orang yang aoi akui...
- Rie sebagai okachan
- von sebagai adik perempuanku
- ame sebagai adik laki2ku...
ketiganya aoi memang kenal dengan cerita yang berbeda-beda. aoi memang banyak menggunakan kata 'walaupun, tetapi, hanya saja...' itu karena aoi tidak ingin kembali kecewa dengan banyaknya hal yang terjadi selama aoi menjalani yang namanya persahabatan, pertemanan dan hubungan dengan lainnya. sudah banyak hal yang membuat aoi kecewa dan terluka... aoi hanya tidak ingin kembali mengulang sejarah yang ada... sudah cukup...
untuk saat ini, aoi sungguh beruntung mempunyai rie dan ame yang berada di tempat yang sama ( negara yang sama, karena von berbeda negara ). masing-masing mempunyai kelemahan dan kelebihan tetapi aoi percaya dengan mereka berdua aoi tetap bisa bertahan menghadapi seluruh masalah yang ada.. dan berusaha sebisa mungkin tidak melibatkan mereka kedalam masalah aoi ... karena aoi tidak ingin mereka ikut menderita dan biarkan aoi yang menjalankan seluruh takdir yang memang harus aoi hadapi....
terlebih dengan KARMA yang telah dibuat oleh orang tua aoi... ( aoi yakin akan dikatakan kalau karma ini dilakukan oleh aoi.. bukan mereka... karena mereka tidak pernah menyadari apa yang telah mereka lakukan, walau itu masih ada dalam kenyataannya ).