^___^
Yosha!
Pertama.. Selamat Ulang Tahun Indo yang ke 69... Sudah tua ya...
*di tabok
Selama beberapa hari ini Aoi tidak keluar rumah karena mengingat jalanan yang akan ramai acara. Selain itu, sebenarnya ada acara jepang skala Internasional sejak jumat kemarin.. AFAID . Namun Aoi tidak datang dengan alasan yang sama..
Ramai.. dan malas mengantri X3
*plak
Masalah AFA, yang datang kesana adalah adik Aoi bersama dengan teman-temannya.
Lalu..
Kejadian yang tidak diduga datang... Dompet adik Aoi terjatuh dan beruntung di temukan oleh salah satu petugas AFA. Sekitar jam 5 sore, petugas tersebut menghubungi rumah dan menginformasikan 'penemuannya' tersebut.
Kejadian yang tidak diduga... dan sangat beruntung ada yang menolong..
Sayangnya, karena Aoi tidak datang.. jadi Aoi meminta tolong salah satu teman Aoi yang kebetulan datang di hari minggunya...
Dari kejadian tersebut, Aoi kembali mengambil beberapa kesimpulan penting dan memang harus di lakukan..
Ketika bepergian ke tempat acara yang sangat ramai , keadaan dompet sebaiknya...
- Pisahkan mana dompet uang receh untuk ongkos - dompet utama yg di keluarkan kalo urgent - dompet blanja yang isi nya uang gede & kartu2 yang memang mau di gunakan saja.
- Tuliskan ID ( bukan dan selain KTP ) yang tertulis nama - nomor telepon rumah ataupun HP. Karena jika memang beruntung ditemukan orang yang baik, ada kemungkinan di hubungi oleh pihak tersebut atas penemuannya.
- dan.. jangan lupa letakan dompet didalam tas dalam keadaan tas di depan karena kita tidak ada yang tahu sejauh mana keahlian para 'maling' disekitar kita.
untuk POINT pertama.. Aoi pernah mengalami kejadian langsung... dengan alasan yang unik...
- Ada co sekitar 20-30 tahunan tiba-tiba saja terus memanggil dan mengejar Aoi ketika pulang kerja.
- Co tersebut mengaku bahwa dirinya baru saja di copet sambil mengeluarkan handphonenya.
- Ketika ditanya, Co tersebut menyatakan sejumlah uang namun Aoi tidak memberikan sebanyak yang dia minta karena Aoi hanya MENGELUARKAN DOMPET RECEH yang isinya PAS untuk PULANG.
- Setelah memberikan selembar uang, co sempat meminta nomor dengan rencana mau membalikan uang namun Aoi menolak. Lalu, co itu pergi dan Aoi melanjutkan perjalanan..
Mungkin sekilas Aoi terlihat kejam dan tidak ada rasa rela memberikan, namun..
- Pakaian co itu rapi dan ... tempat dimana Aoi bertemu dengan Co tersebut.. tempat luas yang jarang angkot.. ( ada angkotpun.. itu... mikrolet dan bemo. Sedangkan co tersebut mengaku kecopetan di bus ).
- Lucu bin ajaib... disana banyak tukang ojek, tukang jualan pinggiran dari penjual pulsa, makanan, warung2 kecil dan jualan makanan dadakan ( pas bulan puasa )... mengapa yang di 'kejar' itu Aoi... ??
- untuk masalah nomor telepon... mengapa Aoi tidak memberikan? tentu saja! Uang yang Aoi berikan HANYA 10 rb rupiah.. Aoi lebih baik rela dengan sejumlah itu dari pada Aoi harus di ganggu untuk masalah seperti itu ataupun.. tidak ada yang tahu untuk kedepannya, bukan? Lebih baik berjaga-jaga dari pada menyesal didepannya, bukan?
*sigh
Okay..
Sekian dulu untuk hari ini..
dan..
dan..
Sejak kemarin, Aoi berusaha mengumpulkan Mood untuk kembali melanjutkan cerita yang sudah kembali lagi 'diminta'
karena naskah sebelumnya udah entah dimana...
Hahahahhaha..
Hasil dari titipan barang AFA melalui adik Aoi..
X3
okaay.. jya...
Oyasumi X3


