bagaimana tidak?
dimulai dipagi hari yang rada berantakan.. masak di pagi hari yang biasanya bisa berjalan dengan baik, ternyata tidak..
lalu dilanjutkan dengan acara dikelas anak-anak yang berantakan.
dari awal acara hingga akhir.. entah.. mungkin bagi beberapa ini bukan menjadi suatu masalah.. tetapi bagiku tetap saja menyebalkan.. lalu hal yang paling membingungkan adalah..
handphone salah satu murid ada yang ilank!
biasanya tidak! (bukan berarti menjamin)
hari ini sebenarnya ada anak baru yang berinisal T (biz bosan dengan A / B / C / Z _lah ? jadi rumus?)
nah dia yang ditemani mamanya (aku baru sadar setelah diberitahu oleh guruku!) kalau dia belum sekolah...
jadi ak pikir semua akan berjalan biasa saja dan aku tidak memperhatikan..
hingga pada puncak acara yang dimana sec kebetulan bahwa hari ini adalah hari ultah SM (sekolah minggu)... jadi tidak terlalu memperhatikan..
lalu diakhir.. kita berfoto.. baru aku sadari kalau mama-nya sempat pindah dan muter... (saat itu ak masih tidak menyadari)
hingga acara dilanjutkan dengan menyanyi bersama dan setelah itu diakhir acara yang dimana merapikan dan memeriksa barang masing-masing, muridku yang bernama Edwin ternyata kehilangan Handphone!!!
anegh!!!
aku sudah memeriksa, menggeledah (hahaha... kesan na seperti polisi ja), bahkan memeriksa ulang lagi berkali-kali, tapi tidak menemukan sama sekali.. hingga akupun sempat mencurigai teman sebelahnya..
tetapi
yang 1 adalah anak yang aku rasa kalau dia tidak mungkin. knp? karena dia udah punya segalanya dan lebih konsen dengan gamenya
lalu yang ke 2 adalah adikku.. kurasa tidak.. knp? model dia lagi?! hahahahaha... aku mengenalnya dan aku juga sudah menggeledahnya...
lalu.. bagaimana dengan yang lainnya?
apakah ibu anak baru tadi? ataukah anggota musik baru di kelas ini? tapi rasa na tidak.. (tapi kenapa ak baru sadar sekarang ya? kenapa aku tidak mencurigainya tadi????)
Haaah.. itu menjadi pelajaran yang baik ... n berat tentunya...
lalu dilanjutkan dengan seminar ^^
seminar yang dibawa oleh Jeffrey Kusnadi n Evi... (apa ya? lupa ><)
awalnya aku merasa bosan.. biz na kebanyakan bawa tentang penghargaan...
lalu akhirnya kurang lebih 50 menit, akhirnya Jeffrey berbicara juga..
yang dibawanya lucu! aku suka ^^ seminar yang biasanya aku merasa bosan, tetapi dia tidak.. hahahha.. berkat dia, aku mulai bisa terbawa suasana untuk semangat ^^
lalu setelah seminar, kembali ke asal.. ke tempat nenekku..
nah di sana mulai terjadi hal yang sangat aku khawatirkan...
cerita na seperti ini.. (kebetulan aku melihatnya dengan jelas dan pasti! jadi aku tidak memihak pada salah satu n rasa na memang terkesan ... brutal??)
hari ini ada acara makan-makan bersama. jam sudah menunjukan jam 6 dan mama-ku sudah memanggil kami (aku dan adk2ku) untuk bersiap2..
aku sambil membawa tasku, menuju ruang tamu yang berada ditengah2 rumah ini untuk mengambil tasku yang lain dan aku melihat bahwa mama-ku baru saja menutup kamar kakaknya dan langsung berjalan mendekatiku untuk mengambil barang2 lainnya.
tiba2 saja kakaknya datang dan berbicara, "Ini siapa yang gak nutup pintu?!" dengan emosi dan nada tinggi "gak tau apa kalo banyak barang?! kalo ilang memangnya mau ganti?!"
mamaku yang emosianpun membalas, "Belum kelar kali! sok amat sih! memangnya kamar lo!"
"emang kamar gue! "
"alah! orang bukan juga! lagian juga biasanya gak apa"
"di kamar kan banyak barang! emangnya kalo ilang mau ganti?!"
...
akhirnya mamaku keluar dengan penuh emosi n acara pun akhirnya berlanjut tanpa keluargaku...
sebenarnya tanggapanku soal ini adalah... KEKANAK-KANAKKAN!!!
bagaimana tidak?
kasus pertama
disini kan banyak barang, kalo ilang mau ganti?!
pada kenyataannya...
- didalam kamar hanya ada baju, kasur, lemari, mesin jahit, ac... (lalu...??)
- kakak mamaku jarang tidur disana , karena dia punya rumah sendiri .. (lalu kenapa emosi?? kenapa mesti marah2??)
- kamar kakak mamaku terhubung dengan kamar mama mereka (dengan kata lain nenekku)... lalu.. kalo misalkanpun kamarnya terkunci dan kamar nenekkku tidak.. sama saja bukan??
kasus ke dua
emang na itu kamar u??
dalam hal itu...
- yang namanya numpang memang harus tanggung jawab sih.. tapi apakah tidak bisa bersabar
inti dari semuanya
- semuanya emosian
- tidak ada yang mau saling berbicara
- sejak ada perselisihan, selalu saja berbicara dengan kasar... (masing2 pihak)
- tidak memikirkan kedepannya.. dengan kata lain hanya berfikir pendek...
itu sih menurutku.. habis.. kalo gak?
mengapa aku bisa mengatakan demikian... karena kebanyakan ORANG TUA menasehatkan ANAK-ANAKNYA untuk saling berdamai SESAMA SAUDARA, dengan alasan KALAU BUKAN SAUDARA yang bisa di MINTA TOLONG, lalu SIAPA lagi??
tapi dalam NYATANYA
haaah.. bagaimana bisa memberikan contoh yang baik? bukan kah ini hanya seperti ASBUN ja??
itulah alasan utama aku TIDAK PERCAYA akan PERNYATAAN dari ORANG TUA (siapapun orang tua.. jika ingin menasehati... aku lebih percaya dengan apa yang memang sudah terjadi dari pada cuma ngomong doank! that's all just B!@#$%^&*!!!!)
No comments:
Post a Comment