Sejak memasuki semester 7, aoi merasa keseharian aoi berubah... terlebih memasuki semester 8.. rasanya keseharian aoi semakin berubah dan aneh... ya.. entahlah...
Tidak hanya perasaan ataupun keseharian.. cuaca pun ikut berubah... Namun aoi percaya perubahan cuaca yang begitu drastis karena adanya perubahan lain.. Mungkin saja langit sedih ataupun merasa lelah... ya, aoi pun merasakan hal yang sama.. bukan dalam arti sebenarnya maksudnya...
Beberapa hari ini, aoi merasa sedih... Sedih untuk sesuatu yang kosong didalam hati dan pikiran aoi.. Seperti ada sesuatu yang membuat aoi terus merasa sakit dan ingin rasanya pergi dari dunia ini.. ya.. pernyataan yang konyol namun itulah yang aoi rasakan..
Setelah beberapa hari, aoi mulai menyadari sesuatu yang sepertinya aoi sendiri sudah tahu namun sering melupakannya...
"Sebodoh-bodohnya keledai, tidak akan terjebak untuk kedua kalinya"
pernyataan yang simpel namun mengena untuk aoi...
sehabis dari event dan obrolan bersama dengan teman, aoi menyadari... bahwa aoi begitu bodohnya bisa jatuh untuk kedua kalinya.
aoi sudah mengetahui bahwa banyak orang disekeliling aoi, dekat karena sesuatu untuk diri mereka... bukan karena diri aoi yang sebenarnya.. namun entah mengapa aoi masih bisa bertahan bersama dengan mereka...
Terkadang aoi berfikir dan bertanya-tanya...
- Mengapa aoi mempunyai beberapa keahlian seperti dalam musik, sense gambar ataupun menulis? namun tidak bisa fokus sama sekali...?
- Mengapa aoi mempunyai 'sense' yang berbeda dari lainnya sehingga terkadang aoi sudah mengetahui sifat ataupun keadaan seseorang tanpa banyak bicara...?
- Mengapa aoi selalu mempunyai pikiran "mengapa", "jika", "tapi"...? sehingga segala sesuatunya perlu dipertanyakan dan tidak ada suatu kepastian untuk diri aoi sendiri?
Aoi tidak bisa menyalahkan siapa-siapa untu kelebihan aoi ini... terkadang aoi merasa bangga karena aoi ini berbeda.. namun aoi menyadari bahwa berbeda itu bukan menjadi sesuatu yang bisa menarik perhatian orang lain....
aoi terlalu terpukau dengan segala berita yang dilihat ataupun dibaca bahwa berbeda itu menarik dan bisa menarik orang lain. Namun terbukti bahwa berbeda dan terlebih tidak diakui rasanya begitu menyakitkan... tetapi sama-pun tidak menjamin seseorang akan bahagia bukan?
kali ini, aoi merasa sedih karena 'ketidak sadaran' tersebut...
Sebelumnya aoi pernah bertanya mengenai pendapat ini dari salah seorang temen aoi... sebuah pertanyaan yang mudah namun sangat berarti untuk aoi...
"Mengapa teman lama selalu hilang dan berganti dengan teman baru?"
Aoi mempunyai seorang sahabat yang sangat aoi percaya.. aoi sudah menganggapnya sebagai saudara sendiri.. namun entah mengapa aoi menyadari sesuatu.. namun aoi tidak ingin merusak persahabatan itu... sampai akhirnya aoi menyadari ketika kami berpisah di universitas.. berbeda universitas dan negara...
selain itu... aoi semakin merasa sedih untuk beberapa hal yang aoi yakini...
"Mengapa dia selalu lebih perduli dengan yang lain sedangkan tidak pada aoi?"
Maksud dari aoi adalah...
dalam hal mudah yang dulu.. ketika aoi meminta gambar darinya, rasa na susah sekali dan baru aoi dapatkan ketika di akhir kelulusan dan itupun saat ini aoi tidak memegangnya.. sedangkan yang lain.. begitu mudahnya...
dan saat ini, ketika aoi menawarkan untuk membantunya... dia menolak dan lebih memilih mengerjakan pekerjaan dari temen aoi...
sebenarnya apa beda na aoi dan yang lain? dalam hal ini, kita sama2 pemesan... namun.. mengapa?
ketika aoi dalam keadaan sepeti ini, salah satu teman aoi memberikan jawaban yang sepertinya menjawab seluruh pertanyaan aoi... "Mungkin dia sudah merasa bosan"
ya, mungkin saja...
jadi.. segala apa yang dia katakan itu.. hanyalah sebuah kebohongan belaka? Hanya sebuah basa-basi untuk kepentingan sendiri?
Di pertengahan 2011 sampai awal 2012, aoi semakin merasakan banyaknya orang-orang yang aoi percaya dan hormati.. menghianati seluruh kepercayaan yang mereka buat.. aoi merasa di tipu dan... aoi sudah cukup lelah dengan segala perkataan mereka...
banyak yang mengagumi aoi... untuk hasil kerja aoi... namun aoi sudah merasa lelah... aoi capek.. aoi merasa bahwa.. peran yang aoi lakukan ini sudah berlebihan dan sia-sia.. kalau begitu, untuk apa aoi berusaha jika memang pada akhirnya tidak ada yang mengakuinya? terlebih untuk orang-orang yang dihormati dan sekarang mereka menghianati perkataan mereka sendiri...
hmmm... ya.. mungkin memang kebahagiaan hanya ada didalam dunia maya ataupun dongeng belaka saja.. dalam dunia nyata. hanya ada bagi mereka yang memang ditakdirkan untuk berbahagia dan bersenang. Sedangkan aoi hanya dapat menerimanya dan menjalankannya...
aoi tidak ingin menyalahkan siapapun.. aoi hanya merasa lelah dan ingin segera mengakhiri segala kebohongan ini.. aoi sudah merasa cukup dan muak dengan segala mulut manis yang ada dari mereka... walau aoi tidak tahu bagaimana bisa menghindarinya...
selama aoi hidup.. mungkin aoi hanya menjadi 'jembatan' yang diperlukan untuk menyebrang dan setelah selesai, maka 'jembatan' itupun akan dibiarkan membusuk ditempat itu...
No comments:
Post a Comment