8/16/2012

family gathering..?

Hai, Aoi-desu ^___^

Sebelumnya,
'Merdeka! 'met 17 Agustus untuk Indonesia!' d^___^b namun, tahun ini sedikit berbeda ya... =____= ( karena sudah banyak yang pergi aka lebaran sejak minggu2 ini ) Jadi seperti Kemerdekaan vs Lebaran ... Mana yang lebih di utamakan? Jawabannya, berdasarkan diri masing-masing saja..

Oh ya, Aoi ingin berbagi sedikit pengalaman yang cukup unik dalam perjalanan dengan teman namun sedikit berbeda... ya, family trip ...? family gathering ...? *punch

Tempat bertemunya adalah di Living World yang terletak di Alam Sutra yang tidak jauh dari Rumah Sakit Omni. Sebagai informasi yang ingin kesana, Aoi sedikit berbagi cara perjalanan kesana jika memang rute perjalannya bisa sama ya ^___^"

Rute perjalanan yang Aoi lakukan :

  • mencari halte busway terdekat dengan tujuan ke arah 'Grogol' lalu dilanjutkan transit ke arah 'Kalideres'. 
  • keluar dari terminal Kalideres, mencarik KWK ( lupa nomornya ) dengan warna body keseluruhan 'Hijau' dengan garis berwarna putih. Bukan setengah putih ya! tetapi benar-benar garis berwarna putih, karena ada yang garis berwarna kuning ^____^" 
  • lalu turun di 'gerbang alam sutra' dan jalan sebentar kearah dalam melewati MacD dan Rumah Sakit Omni menuju ada satu putaran dan disisi kanan itulah tempat Living World berada ^___^
atau kalau yang dari arah tol itu lebih mudah... dari arah Jakarta ataupun Lippo Karawaci akan sama.
  • Setelah melewati jalan gerbang tol menuju BSD / Serpong, maka akan bertemu dengan jalan begitu besar dan membingungkan! ( buat yang terbiasa, inilah jalan serpong BSD yang begitu besar ^___^ sangat berbeda ya.. )
  • jalan kearah kanan ataupun kiri untuk menghindari berbagai macam yang mau memutar ataupun angkot yang pada mangkal. tetaplah berada ditengah. 
  • jika melihat 'plang' menuju Serpong disebelah kanan, tetap lurus! jangan berbelok..
  • jalan lurus terus sampai menemukan gerbang 'Alam Sutra' yang jalanan ditengahnya seperti memutar, ambil posisi kiri lalu lurus terus melewati McD disebelah Kiri dan Rumah Sakit Omni disebelah kanan, maka akan menemukan Living World disebelah kanan setelah berjalan kurang dari 1 km. 

Okay, selanjutnya setelah memasuki Living World, walaupun  jam sudah menunjukan jam 'makan siang', keadaan tetap terlihat sepi. ^___^ akhirnya perjalanan dilanjutkan menuju lantai 2 ( seperti lantai 4 malah ) dimana tepat skygarden (atau apa namanya) untuk saling bercerita dan bergosip ^__^ 

bercerita mengenai info dorama ataupun musical, ada satu info yang secara kebetulan membahas mengenai 'politik' dan 'keagamaan'. Saat itu Aoi memang meng-share mengenai perubahan pancasila yang ingin dikembalikan ke 'awal' dimana masih terjadi pendukungan pada salah satu pihak. awalnya Aoi ragu, namun teman Aoi-pun ternyata memang pernah mendengar, jadi Aoi semakin yakin dengan ingatan Aoi yang super singkat ini ^___^ 

link yang Aoi dapatkan secara ringkas ada disini ( link )  
dan isinya sebagai berikut ( bersasarkan link yang ada, Aoi hanya mengcopy paste ) 

Sidang BPUPKI II 

Hasil rumusan panitia sembilan itulah yang pada akhirnya dijadikan sebagai ideologi bangsa Indonesia. Namun,sebelum rumusan dasar Negara tersebut disahkan terlebih dahulu dimusyawarahkan dalam persidangan kedua BPUPKI.
Sampai hari terakhir persidangan BPUPKI belum juga memperoleh kesepakatan tentang dasar Negara Indonesia.

Akhirnya ada tanggal 18 Agustus 1945 sesaat sebelum disahakn dasar Negara Indonesia dalam Pembukaan UUD 1945,Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI)yaitu badan pengganti BPUPKI mengadakan sidang. Dalam sidang tersebut Drs.Moh.Hatta mengusukan agar sila pertama diubah. Sila pertama yang semula berbunyi “Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat -syariat Islam bagi pemeluk - pemeluknya ” diubah menjadi “Ketuhanan Yang Maha Esa”.

Dasar pertimbangan Drs.Moh.Hatta mengubah bunyi sila pertama tersebut,karena teah menerima esan dari tokoh -tokh umat Kristen di Indonesia bagian Timur. Para tokoh umat Kristen dari bagian Timur  keberatan terhadap tujuh kata yaitu “ dengan kewajiban menjalankan syriat Islam bagi pemeluknya -pemeluknya”. Alasannya ,tujuh kata itu hanya berlaku bagi pemeluk agama Islam. Akibatnya menimbulkan kesan seolah - olah dibedakan antara warga Negara yang beragama  Islam dengan warga Negara bukan Islam. 
Sebelum mengajukan rumusan perubahan sila pertama  dasar Negara tersebut ,Drs.Moh.Hatta terlebih dahulu berkonsultasi dengan empat pemuka Islam. Keempat emuka Islam tersebut adalah Mr.Teuku.Moh Hasan,Ki Bagus Hdikusuma,Wachid Hasyim,Mr.Kasman Singodimedjo. Jadi rumusan perubahan sila pertama  Pancasila itu bukan semata -semata konsep dari Drs.Moh.Hatt,melainkan merupakan hasil musyawarah bersama dengan keempat pemuka agama Islam tersebut.

Setelah melalui perdebatan yang hangat,akhirnya kesepakatan dapat dicapai dengan moral  yang luhur. Semua anggota PPKI dengan ikhlas menerima perubahan Piagam Jakarta menjadi Pembukaan UUD 1945,dengan isi Pancasila menjadi sebagai berikut:

1.Ketuhanan Yang Maha Esa
2.Kemanusiaan yang adil dan beradab
3.Persatuan Indonesia
4.Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan
5.Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia


---
Aoi sebenarnya tidak tertarik dengan berbagaimacam hal politik disini karena menurut pandangan dari Aoi, sudah tidak ada yang benar. Apa lagi sebentar lagi akan diadakan pemilihan Gubernur untuk ke2 kalinya. Ya, bukan suatu hal Tabu ataupun rahasia yang dimana satu sama lain saling menjatuhkan. Namun inikah bukti sifat kepemimpinan di Indonesia? 

  • Saling menuduh satu sama lain..
  • Berbuat suatu kebaikan namun ada sesuatu makna didalamnya..
  • Jika tidak suka ataupun mengalami kekalahan, maka mencari kelemahan ataupun kesalahan kecil lalu menggebor-geborkannya..
  • Menutupi segala kecurangan dengan kekuasaan yang ada..
  • Mengatas namakan suatu 'keadilan' yang sebenarnya 'tidak ada keadilan sama sekali'. 
dan masih banyak lagi yang sebenarnya dilakukan.. 
Ya, ini tidak hanya oleh orang-orang dalam pemerintahan, tetapi lebih dikatakan kepada mereka yang mempunyai 'kelebihan' dan menjatuhkan mereka yang 'kekurangan' tersebut. Jadi tidak ada bedanya sama sekali bukan? 

*sigh 

Ya, Aoi tidak ingin menjadi sombong atau bagaimana, hanya saja Aoi sudah terlalu lelah dengan segala aturan yang ada.. terlebih menemukan salah satu 'pelanggaran' yang dilanggar dengan begitu mudah. Salah satunya adalah pengalaman ketika Aoi pulang dengan menggunakan BusWay. 

Jam sudah menunjukan pukul 21.15 , tetapi keadaan busway tetap ramai terlebih banyaknya yang ingin memudik. Beruntung arah busway yang Aoi gunakan tidak sepenuh biasanya, dengan kata lain bukan arah tujuan para pemudik.

ditengah perjalanan, ada 2 penumpang ( perempuan dua2nya dan sepertinya mereka pembantu yang akan mudik, terlihat dari tas yang mereka bawa ) yang dengan mudahnya makan snak dan minum susu di dalam busway! Karena aturan didalam busway adalah... 
  • Liat langkah keluar dan dahulukan yang keluar sebelum memasuki busway 
  • Dahulukan mereka yang cacat ataupun usia lansia, membawa anak , dan ibu hamil. 
  • Kecepatan maksimum... ( Aoi lupa antara 50 km/jam atau 60 km/jam ) dan ada beberapa stiker yang mempunyai maksud 'Mengebut awal dari Kecelakaan' 
  • Dilarang Makan ataupun Minum 
Ya, point terakhir yang dilanggar walaupun hari sudah malam! Bagi Aoi itu sungguh hal yang.. eugh... Aoi sudah menatap mereka berdua tetapi karena sendiri, Aoi mengerti... mungkin hanya dikira kalau Aoi ingin atau melihat kearah jalanan yang berada dibelakang mereka. 

Namun yang paling mengenaskan adalah...
Aoi yang mengira dan bertanya-tanya mengapa petugas ( kebetulan perempuan ) diam tanpa teguran, dan disaat Aoi mau turun, ditemukan bahwa petugas sendiri MAKAN ( terlihat dari gerak mulutnya dan sebuah kantong plastik putih di bagian supir ).  

untuk lengkap dan pemandangan yang sebenarnya tidak asing setiap kali Aoi menggunakan arah BusWay yang selalu terlihat 'kritis' dan 'mengenaskan', tetapi kali ini Aoi hanya menginformasikan saat penemuan pelanggaran tersebut: 
  • busway (arah saat menemukan) : arah Harmoni - LebakBulus 
  • jam (saat menemukan ) : 21.30 -jam busway-, 16 Agustus 2012 
  • petugas (saat menemukan ) : perempuan 
  • penumpang ( saat menemukan ): 2 penumpang perempuan yang duduk di dekat pintu keluar maupun masuk di bagian campuran / tengah. 

=______=' 

errr.... *sigh 

Ya, sudahlah... *sigh Aoi yang sangat berharap akan ada perbedaan antara angkot ataupun bus angkutan yang selalu serampangan, ternyata sifatnyapun sama saja. 

Akhirnya karena hari sudah malam, Aoipun berjalan menuju rumah dan beruntung setelah setengah perjalanan, masih ada angkot umum yang melintas ( mungkin jam terakhir ). 

Hmmm.. pemandangan yang sungguh mengenaskan dihari itu.. tetapi mau bagaimana lagi..bukan hal Tabu melihat seperti ini terlebih di Jakarta. Entah apakah ini akan terus berlanjut atau tidak melihat model2 seperti ini... 
Ya sudahlah.. Aoi sudah tidak ingin berkomentar karena sebenarnya dari seluruh keluhan yang terdengar mengenai Indonesia ini, seharusnya kembali bertanya-tanya pada diri sendiri bukan? ^___^ 

hai~! Sekian dari Aoi... sekali lagi..

'met hari Kemerdekaan, 17 Agustus 2012 

No comments: