hai, Aoi-desu ^___^/
sudah lama atau.. apa baru-baru ini ya? Hahahaa.. *punch
Kali ini Aoi ingin berbagi menyenai pengalaman Aoi yang Aoi lihat maupun ya...dirasakan... Ada yang menyenangkan, dan tentu saja ada yang memilukan. Sebenarnya Aoi ingin menulis cerita ini di hari yang sama, namun karena Aoi baru sampai rumah jam 9 dan tenaga sudah mulai terkuras banyak, jadi Aoi baru sempat menulis pagi ini sebelum kantor buka ^^ ( hahaha.. curi-curi waktu )
Okay, di hari Rabu yang begitu tumben-tumbennya dingin, setelah sekian lama akhirnya Aoi dapat kembali bangun dengan jam biasa yang dilakukan, yaitu jam 3 pagi! Bukan untuk saur, tetapi memang itulah jadwal bangun Aoi. Ngapain? Ya... Memasak dan memasak...
Setelah semuanya selesai dalam waktu 30 menit, dan masih ada sisa 30 menit sebelum pekerjaan berikutnya, Aoi menonton sejenak salah satu acara yang sebenarnya sudah lama Aoi lihat, acara Bacs ataupun TripleZone. Kali ini yang bertemakan Chou...errr... *plak Aoi lupa.. Menonton acara dipagi ini cukup menambah tenaga, karena banyak tertawa melihat kelucuan mereka ( acara TripleZone vs Ecstacy ).
Lalu jam 4.30 seperti biasa melakukan 'pekerjaan' berikutnya sampai jam 5.30 dan jam 5.45 bersiap berangkat bersama otousama. Ya, mulai minggu ini Aoi ikut otousama sampai halte busway terdekat. cukup hemat ongkos 2000 yang akan digantikan dengan kopi pagi.. bwahahhaa..
Hari ini cuaca cukup panas dari biasanya dan jalananpun lebih ramai dari biasanya. Ada apa? Aoi-pun tidak tahu. Setelah menunggu lama, akhirnya Aoi mendapatkan bus dan sampai di kantor jam 8 (walau bagi yang lainnya itu jam masih terlalu pagi, tetapi bagi Aoi yang selalu datang jam 7.30 tentu saja terlalu siang ). Tanpa membuang waktu, Aoi segera naik ke kantor untuk melakukan aktivitas yang lainnya. Membersihkan ruang kantor dan menginstall program yang ingin digunakan.
Seperti biasa keadaan kantor selalu sepi. Ya.. memang bukan pemandangan yang aneh tetapi suasana sepi yang selalu seperti ini membuat Aoi merasa bosan dan berakhir stress. Jika rasa stress yang meninggi itu datang, alhasil Aoi semakin tidak tenang, merasa pusing dan berakhir rasa kantuk yang luar biasa.
dan...
benar! Aoi benar-benar mengantuk. Jam yang Aoi selalu lihat terasa berjalan saaaaaaaaangat lambat. Beberapa kali Aoi terkantuk walau entah kelihatan oleh bos atau tidak. Tetapi Aoi hampir setiap 1 jam sekali keluar ruangan dengan tujuan arah Toilet. Bahkan Aoi tidak ragu2 keluar ruangan untuk merenggangkan badan yang sudah begitu terasa berat sekali. Benar-benar perjuangan dari rasa kantuk yang luar biasa. Mau mendengarkan cd drama ataupun lagu lainnya tidak memberikan hasil, malah tambah membuat ngantuk.
Lalu ketika jam menunjukan 16.00 tiba-tiba rasa kantuk hilang! X) tentu sajaa... sudah jamnya untuk pulang! Hahahhaa.. walau sebenarnya pada awal di janjikan jam 18.00 baru boleh, tetapi akhirnya Aoi mendapatkan izin ( kemarin lusa ) untuk pulang pukul 17.00. ketika jam kurang dari 10 menit, Aoi segera bersiap dan bertanya mengenai keizinan tersebut. Ya, bos masih berada dikantor sedangkan Aoi sudah segera keluar karena Aoi sudah berjanji dengan salah satu kenalan untuk menunjukan jalan lain menuju dan pulang kantor.
Perjalanan pulang biasanya memakan waktu 30 menit dan terasa membosankan. Tetapi sebenarnya kemarinpun dengan waktu yang sama, namun perjalanan terasa menyenangkan dan tidak terasa sama sekali. ^^ ya, jadi cukup lumayan menghilangkan rasa bosan..
Seperti biasa, Aoi menggunakan busway dan harus menuggu lebih dari 30 menit sampai Aoi bisa masuk kedalam busway. Sesampainya Aoi di halte transit, Aoi kembali bertemu dengan salah satu petugas yang sebelumnya sempat Aoi bertemu ketika menunggu busway datang. Kebetulan petugas tersebut enak untuk diajak bicara dan sehati ( ps : petugas ce yang sama2 gedek dengan penumpang yang selalu ngumpul ditengah ).
Lalu... selama menunggu dan menggunakan busway, banyak kejadian yang selumnya Aoi meminta maaf dengan tujuan 'BUKAN MAKSUD UNTUK MENGHINA ATAUPUN MEMBANDINGKAN, tetapi APA YANG AOI TULIS BERDASARKAN APA YANG DILIHAT'. So, perjalanan selama 3 jam, inilah yang Aoi lihat dengan mata kepala Aoi sendiri...
inilah kejadiannya...
- Ketika menunggu di halte transit, udara memang panas dan ini bukanlah suatu rasa iri dari Aoi. tetapi Aoi merasa risih saja.. Aoi melihat ada pasangan yang perempuannya menggunakan penutup dari kepala hingga kaki aka kerudung, bersama dengan pasangannya dengan ya... 'Apa kalian tahu tempat dan situasi dimana yang pas untuk pacaran?' Apa itu hanya berlaku pada saat puasa saja?
- Setelah menunggu lama, busway pun datang dan seperti biasa penuh! Sebenarnya tidak juga, dan seperti biasa banyak yang berkumpul di tengah. Aoi yang perjalanan menuju halte pusat tentu saja dengan segera memasuki bus dan menerobos masuk dengan berkata 'Permisi', tetapi tiba-tiba saja ada yang membalas, 'Santai aja kali~' dengan nada yang mengejek ataupun kesal. Tentu saja Aoi merasa emosi, kenapa...? Karena penumpang (perempuan) itu yang sepanjang perjalanan berada disebelah Aoi, sebelumnya berdiri didekat tengah-tengah yang mau masuk kebagian dalam dekat supir. Dengan sedikit kesal, Aoi-pun membalas sekilas dengan berkata 'Jangan pada nyempil ditengah kenapa. Ada magnetnya ya?'. Busway yang belum jalan karena banyaknya penumpang yang egois menumpuk di tengah, dan berteriak 'Masuk lagi! di depan dan belakang masih kosong!,' kali ini Aoi membalas penumpang yg masih berada dijarak jauh dan berkata santai 'Sekarang yang bikin susah siapa, huh?' dengan gerak risih Aoi.
- Diperjalanan menuju halte pusat tentu saja melewati banyak halte lainnya yang akan dimasuki penumpang baru. Disalah satu halte, ada ibu2 yang sudah cukup berumur dengan menggunakan kerudung masuk kedalam dan sebenarnya susah untuk menjaga keseimbangan. Namun ada sesuatu yang sebenarnya membuat Aoi merasa risih dan sedikit kesal mengapa Aoi tidak teriak saja ya... Wkwkwkw..
Didepan Aoi dengan jumlah 7 bangku, terdapat 5 penumpang yang mayoritas adalah remaja ( karena 4 diantaranya bercanda tawa dengan salah satu temannya yang berdiri disamping Aoi). Mirisnya 5 penumpang itu sama2 menggunakan kerudung.
Aoi bukannya sensi ataupun bagaimana, namun gambarang seorang ce dengan kerudung harusnya memiliki 'hati'. tetapi ini... ukh...
Jujur Aoi merasa kesal dan ingin teriak, bahkan berharap petugas menegur, tetapi... *sigh petugaspun diam saja. Andai Aoi mendapatkan duduk kali itu, tentu saja akan Aoi berikan.
- Ketika sampai di halte pusat, tanpa membuang waktu, Aoi segera memasuki halte arah tujuan akhir dan secara kebetulan seluruh bangku penuh. Melihat di bagian ce penuh, Aoi berinisiatif memasuki bagian belakang karena sekali lagi banyak yang menumpuk di bagian tengah. Disinipun banyak kejadian yang ya...
pertama ketika Aoi masuk, sudah dilihat karena ya Aoi satu2nya yang berdiri dibagian paling belakang. Setelah beberapa halte, ada salah satu penumpang yang menawarkan Aoi duduk karena dia akan segera turun. Tentu saja Aoi berterima kasih. Tetapi...
2 penumpang ( ce di kanan dan co dikiri ) bener2 pengen Aoi tabok. Jatah 3 orang dibuat habis oleh mereka. Tanpa perduli dengan mereka, Aoi pun memaksa duduk dan berharap mereka akan berbagi.. namun, nyatanya TIDAK!
Aoi yang sebenarnya cukup kesal, berusaha melihat sekeliling walau terlihat seperti linglung untuk mencari apakah ada penumpang lainnya turun. Hingga ada salah satu penumpang yang turun dan Aoi langsung berjalan cepat kesana dengan wajah kesal. Sayangnya susah.. mereka tidak akan sadar juga... *sigh
- Baru 5 menit Aoi duduk dan mencoba tidur, ada penumpang ibu2 hamil yang awalnya Aoi kira... ( maaf ) gemuk -karena Aoi sudah mengantuk habis-. Tidak ada satupun yang bergerak dan entah Aoi-pun segera bangun dan memberikan tempat duduk tersebut. beruntung, tidak lama kemudian Aoipun mendapatkan duduk disebelah ibu tersebut krn penumpang yang keluar. Namun.. ya..sepertinya rasa egoispun ... itu ibu hamil gak berbagi sedikit pada Aoi yang sebenarnya Aoi sedikit menyempil. Tapi bodo ah...
- setelah banyak kejadian, kali ini terjadi hal lucu pada Aoi dan sedikit memalukan... Aoi yang sudah begitu lelah akhirnya tertidur sampai halte tujuan akhir.. bahkan dibangunkan oleh petugas... dengan wajah cengo, dan bingung... tentu saja mendapatkan balasan tawa olehnya...
Lalu dengan segera Aoi berjalan menuju pintu keluar dengan tujuan angkot terakhir tetapi ... terjadi kejadian aneh...
Supir yang membawa angkot berkelahi dengan polisi setempat. Entah apa masalahnya, tetapi Aoi sudah mengantuk dan kebetulan supir yang berantem itu membawa bus yang harus Aoi gunakan. dengan kata lain, jam pulangpun tertunda ToT
Untung saja tidak berakhir lama ( mungkin karena kenek mendengar keluhan Aoi yang takut berakhir lama ) akhirnya angkotpun jalan setelah perdebatan sesaat.
Sepanjang perjalanan begitu menyesakkan dari biasanya. Ada yang masih mengomentari masalah perkelahian tadi namun hanya dari salah satu pihak saja. Ya, saling mengejek satu sama lain dengan kata-kata kasar. Aoi hanya bisa berpendapat bahwa 'Wajar saja kalau kalian selalu dianggap rendah oleh masyarakat'. benar-benar tidak ada sopan santunnya.
*sigh
Penumpang yang begitu berisik, berdesak-desakkan bahkan memaksa benar-benar sedikit menyebalkan namun.. mau bagaimana lagi...
Hanya saja Aoi merasa heran mengapa sifat mereka itu...
Aoi yang sama-sama tinggal dijakarta bisa untuk menjaga sikap.. tetapi.. *sigh
ya sudahlah.. dibahas panjangpun percuma..
Aoi menulis ini karena ya.. Aoi ingin saja dan kejadian yang terjadi benar-benar menumpuk.. Wkwkwkwk..
ya sekian dulu dan semoga saja hari inipun akan berjalan dengan baik...
jya~
No comments:
Post a Comment